RANGKUMAN DEBAT ISD
RANGKUMAN
DEBAT ISD
Dari Debat ini kita dapat
mengetahui bahwa dengan belajar offline kita dapat ber-Interaksi dan
komunikasi langsung dengan guru/dosen kita. Proses komunikasi pun terjalin
secara langsung tanpa ada gangguan seperti gangguan jaringan, sehingga
informasi yang diberikan juga lebih mudah dipahami oleh pelajar/mahasiswa dan
pelajar/mahasiswa lebih fokus mengerjakan tugas atau latihan karena di dampingi
oleh dosen langsung. Ini menjadi kesempatan besar untuk pelajar/mahasiswa
melakukan KBM offline.
Karena, Penilaian dan
pendidikan karakter pelajar/mahasiswa sangatlah penting sehingga dapat lebih
mudah dilakukan karena pembelajaran tatap muka akan membantu guru/dosen dalam
mengukur dan menganalisa karakter masing masing pelajar/mahasiswa. Ada banyak
kelebihan lainnya, Dengan KBM offline Mahasiswa lebih disiplin untuk datang ke
kelas karna beberapa dosen tidak menerima mahasiswa yang tidak on time masuk
kelas.
Namun pada saat pandemi
seperti ini Pembelajaran daring hanyalah satu-satunya pilihan dalam kondisi pencegahan penyebaran
covid 19. Bahkan pembelajaram daring ini
memang bisa disebut sebagai
pembatasan akses pendidikan. Ya coba bayangkan Pendidikan yang sering
anda lakukan dengan interaksi langsung dengan guru atau dosen beralih menjadi
pembelajaran interaksi tidak langsung atau bisa disebut online .Tetapi Pembatasan interaksi langsung dalam
pendidikan terkadang terjadi pada situasi tertentu namun tidak dalam rangka
pembatasan sosial seperti yang masyarakat jalani sebagai upaya pencegahan
penyebaran virus. dampak positif dapat diambil dari kondisi praktisi pendidikan
melaksanakan kegiatan akademik dengan bekerja dari rumah(work from home). WFH
membuat setiap individu yang melakukan aktivitasnya menjadi lebih mandiri dalam
memaksimalkan pemanfaatan teknologi dan informasi.
Para peserta didik yang
pada umumnya adalah generasi milineal semakin mahir mereka menyelesaikan
kegiatan dan tugas belajar berbasis IT. Celakanya, kemampuan dasar sangat
beragam sehingga melahirkan respon yang tidak seragam dan potensial menciptakan
kesenjangan pencapaian tujuan atau target pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar